Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?

Informasi Produk atau Kegiatan Anda

Biologi Targetkan Mahasiswa Minimal 10 Poin per-Semester

Written By Rizki on 23 Juli 2016 | 20.55

rizkibio.com: Program Studi Pendidikan Biologi STKIP PGRI Sumatera Barat selain menciptakan lulusan yang kompeten di bidang akademik juga meningkatkan lulusannya dengan mampu bersaing dibidang organisasi dan kemasyarakatan. Untuk itu Program Studi Pendidikan Biologi selalu mendorong dosen dalam memberikan informasi yang mutakhir bagi mahasiswanya baik dalam perkulihaan maupun di luar perkulihan. Dalam menunjang tujuan mulia ini Pimpinan Prodi Biologi mengadakan kegiatan sosialisasi perhitungan kredit point mahasiswa kepada dosen-dosen yang terlibat sebagai Penasehat Akademik (PA) yang disampaikan oleh Pembina Hima Biologi bapak Rizki, S.Si., M.P.
                Hasil keputusan ketua STKIP PGRI Sumatera Barat tahun 2013 yang mengatakan bahwa salah satu syarat untuk mendapatkan gelar sarjana pendidikan adalah mengumpukan poin minimal 50 dan ini berlaku mulai angkatan 2011. Ada dua kriteria dalam menetukan poin yang pertama poin wajib yang didapatkan dari kegiatan wajib yang harus diikuti oleh mahasiswa STKIP PGRI Sumatera Barat, yaitu: pada kegiatan Silaturahmi Mahasiswa Keguruan (SIMAK), Keakraban Mahasiswa Baru (KMB) dan pelatian dasar komputer. Kriteria kedua adalah poin yang didapatkan dari kegiatan-kegiatan lainnya, seperti organisasi dan seminar
Rizki menyampaikan bahwa poin dapat diperoleh dari kegiatan organisasi yang diikuti oleh mahasiswa, baik sebagai pengurus Himpunan Mahasiswa (HIMA), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Dewan Legislatif Mahasiswa (DLM) dan pengurus Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), Selain itu poin juga dapat diperoleh dari pelaksaan organisasi luarkampus, seminar, diskusi ilmiah, panita-panitia kegiatan, pengabdian pada masyarakat, penelitian ilmiah, lomba-lomba yang diikuti, dan tugas keluar yang diberikan oleh kampus.
Pada beberapa semester yang telah berlalu, penilaian poin hanya dilakukan oleh pembina HIMA saat mahasiswa akan diwisuda, kebijakan ini mengakibatkan masih banyak mahasiswa kekurangan poin dan bahkan ada kegiatan yang dilaksanakan menumpuk pada satu semester, selain itu beberapa oknum mahasiswa juga ada yang mencoba membawa sertifikat kegiatan yang tidak pernah diikutinya. Untuk mengatasi hal tersebut Pimpinan program studi mengambil sikap tegas agar tidak terjadi kesalahan serupa dikemudian hari. Untuk itu perhitungan poin mahasiswa tidak lagi dilakukan hanya sewaktu akan wisuda, namun dilakukan setiap semesternya dan di validasi oleh PA masing-masing. Poin yang harus diperoleh oleh mahasiswa minimal 10 point per-semesternya. Hal ini diharapkan mampu mendorong mahasiswa yang aktif ikut dalam kegiatan penunjang kegiatan akademik yang mereka peroleh di kelas. Sesuai dengan tujuan semula untuk menciptakan lulusan yang terbaik yang mampu bersaing dengan perguruan tinggi lainnya.

Informasi

loading...

Arsip Berita