Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?

Informasi Produk atau Kegiatan Anda

Ketua Forum DAS; Warga Padang, Jangan Merusak Hutan

Written By Rizki on 11 Desember 2016 | 01.55

PADANG - Ketua Forum Daerah Alirah Sungai (DAS) Kota Padang, Isril Berd mengimbau kepada masyarakat untuk tidak merusak hutan. Sebab, ribuan hektar hutan di Padang kini dalam kondisi sakit. 


"Kita boleh hidup di hutan, tetapi jangan merusak hutan," katanya beberapa waktu lalu. 

Diterangkannya, sebanyak 4.000 hektare hutan di Padang sudah rusak dan mesti segera dipulihkan. Jika tidak, banjir akan terus terjadi. Sehingga menjadi permasalahan yang berkepanjangan. 

Karena itu, Isril mengimbau kepada warga untuk menanam pohon di wilayah yang sedang kritis tadi.

"Mari kita biasakan menanam, tapi harus satu paket, penghijauan harus diikuti dengan pemeliharaan," tegasnya.

Isril berharap agar imbauan untuk menanam pohon mesti disikapi dengan baik oleh warga. Bibit yang ditanam tidak lagi surian, atau lainnya. 

"Tetapi diganti dengan durian, manggis dan semacamnya. Kalau surian, lima tahun sudah ditebang, tetapi kalau durian atau manggis, tidak ada yang berani menebangnya," ungkap Isril. 

Sisi lain, Isril juga mengatakan bahwa Kondisi Daerah Aliran Sungai (DAS) di Kota Padang dalam kondisi sakit. Ini dikarenakan banyak hal, terutama karena penebangan pohon secara liar dan banjir. 

Isril menjelaskan bahwa sebanyak 69 persen dari luas Kota Padang adalah hutan. Sedangkan 31 persen lainnya telah dihuni penduduk. 

"Padang termasuk bagus, tidak ada kota di dunia ini yang daerahnya 60 persen diisi oleh hutan," kata Isril.

Sumber: (Charlie) Humas dan Protokol Kota Padang

Informasi

loading...

Arsip Berita